Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Tingkat Risiko Penyakit Jantung Menggunakan Fuzzy Inferensi (Sugeno)

cover smai 2018

Anggraini Diah Puspitaningrum
Universitas Mercu Buana Yogyakarta

A. Sidiq Purnomo
Universitas Mercu Buana Yogyakarta

Keywords: Sistem Pakar, Fuzzy Inferensi, Penyakit Jantung, Sugeno

Abstrak :

Jantung merupakan salah satu organ vital bagi manusia. Penyakit yang menyerang organ jantung akan berakibat fatal bagi keberlangsungan hidup seseorang. Sangat penting untuk mendeteksi tingkat risiko lebih awal, agar penyakit dapat segera ditangani lebih lanjut. Banyak faktor risiko penyakit jantung yang membuat penentuan tingkat risiko penyakit jantung yang akurat sulit dilakukan sehingga membutuhkan tenaga ahli/pakar dibidangnya yaitu dokter spesialis jantung. Namun, tidak semua orang dapat mengakses pelayanan kesehatan yang dilengkapi dengan tenaga pakar/ahli jantung.

Pada penelitian ini akan dirancang sebuah sistem pakar untuk mendeteksi tingkat risiko penyakit jantung dengan mengimplementasikan fuzzy inferensi (Sugeno). Basis pengetahuan sistem pakar diperoleh dari akuisisi pengetahuan pakar dokter spesialis jantung.

Hasil dari pengujian sistem dari 82 data uji menghasilkan 24% tingkat risiko sedang, 13% risiko sedang dan 62% risiko tinggi. Unjuk kerja sistem berdasarkan hasil validasi pakar (dokter) dan sistem, diperoleh persentase sebesar 89,02% data uji yang sesuai, serta 10,98% data uji yang tidak sesuai.

Identitas Prosiding :

Prosiding:Seminar Nasional Multimedia & Artificial Intelligence (SMAI)
Vol:Vol. 1, 2018, Hal. 25-34, ISBN : 978-602-52470-4-0
View Resource:
Download:PDF

Referensi :

  • Arhami, M. (2005). Konsep Dasar Sistem Pakar.Yogyakarta: Andi.Dewi, D. P. (2014). Sistem Pakar Diagnosa Penyakit Jantung dan Paru dengan Fuzzy Logic dan Certainty Factor. MERPATI, Vol. 2, No.3, Desember 2014 ISSN: 2252-3006, Hal. 361-370. Diambil kembali dari url: https://ojs.unud.ac.id/index.php/merpati/article/view/17907/11639
  • Fiano, D. S., &Purnomo, A. S. (2017). Sistem Pakar Untuk Mendeteksi Tingkat Resiko Penyakit Jantung Dengan Fuzzy Inferensi (Mamdani). Informatics Journal, Vol. 2, No. 2, ISSN : 2503-250X, 64-78.
  • Kabo, P. (2008). Mengungkap Pengobatan Penyakit Jantung Koroner Kesaksian Seorang Ahli Jantung dan Ahli Obat .Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
  • Kusumadewi, S., & Purnomo, H. (2004). Aplikasi Logika Fuzzy Untuk Pendukung Keputusan.Yogyakarta: Graha Ilmu.
  • Putri, N. A., & Purnomo, A. S. (2017, Juni 1). Sistem Pakar Untuk Menentukan Status Kesehatan Ibu Hamil Dengan Metode Inferensi Fuzzy (Sugeno). Jurnal Teknologi, 10, 1-8.
  • Santoso, L. W., Noertjahyana, A., & Leonard, I. (2012). Aplikasi Sistem Pakar Berbasis Web Untuk Mendiagnosa Awal Penyakit Jantung Metode Backward Chaining.Surabaya: Universitas Kristen Petra.
  • Sulaksono, J., & Darsono . (2015). Sistem Pakar Penentuan Penyakit Gagal Jantung Menggunakan Metode Naive Bayes Classifier. Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Multimedia.6-9 Februari 2017, ISSN:2302-3805, hal. 19-24. Yogyakarta: STMIK AMIKOM. Diambil kembali dari url: http://ojs.amikom.ac.id/index.php/semnasteknomedia/article/download/790/756
  • Touriano, D., Fernando, E., Siagian, P., & AH, H. R. (2014, Juni 21). Sistem Pakar Mendiagnosis Penyakit Jantung dengan Metode Fuzzy Set. Seminar Nasional Aplikasi Teknologi Informasi (SNATI), ISSN:1907-5022.Yogyakarta. Diambil kembali dari url: https://www.researchgate.net/profile/Erick_Fernando3/publication/273060698_Sistem_Pakar_Mendiagnosis_Penyakit_Jantung_dengan_Metode_Fuzzy_Set/links/55fa22cb08aec948c49f82cd/Sistem-Pakar-Mendiagnosis-Penyakit-Jantung-dengan-Metode-Fuzzy-Set.pdf
  • Wahyudi, E., & Hartati, S. (2017). Case-Based Reasoning untuk Diagnosis Penyakit Jantung. IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems, Vol. 11, No.1, Januari 2017 ISSN: 1978-1520, Hal. 1-10. Diambil kembali dari url: https://journal.ugm.ac.id/ijccs/article/view/15523/11717
  • Wahyuni, E. G., & Prijodiprodjo, W. (2013). Prototype Sistem Pakar untuk Mendeteksi Tingkat Resiko Penyakit Jantung Koroner dengan Metode Dempster-Shafer. IJCCS (Indonesian Journal of Computing and Cybernetics Systems), Vol. 7, No.2, Juli 2014 ISSN: 1978-1520, Hal.133-144. Diambil kembali dari url: https://journal.ugm.ac.id/ijccs/article/view/3352
  • Widodo, T. S. (2005). Sistem Neuro Fuzzy.Yogyakarta: Graha Ilmu.World Health Organization. (2017, Mei). Cardiovascular diseases (CVDs) Fact sheet. Diambil kembali dari World Heart Organization: http://www.who.int/mediacentre/factsheets/fs317/en/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *